Bagaimana Cara Melakukan Malam Pertama Bagi Pengantin Baru? (Bagian 1)

Jika pada artikel sebelumnya saya sudah menjelaskan apa saja persiapan yang harus anda lakukan menjelang malam pertama, maka pada bagian kali ini saya menjelaskan bagaimana cara melakukan malam pertama, khusus bagi pengantin pria.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa pengantin pria menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas berjalannya malam pertama. Puas atau tidaknya anda bersama pasangan sangat ditentukan oleh anda sendiri. Oleh karena itu, baca secara seksama penjelasan saya kali ini tentang bagaimana cara melakukan malam pertama, khusus bagi pengantin pria.

Cairkan Suasana Di Kamar Pengantin

Banyak pasangan pengantin baru yang merasa canggung ketika pertama kali bertemu di kamar pengantin di malam pertama. Bahkan ada yang sampai saling berdiam diri lebih lama sehingga pasangan pun merasa bosan dan ilfeel. Oleh karena itu, anda sebagai nakhoda kapal di malam pertama itu harus pandai-pandai mencairkan suasana, agar pembicaraan anda berdua lebih mengalir.

Yang jelas, satu hal yang banyak dipikirkan pasangan pengantin baru di malam pertama, yaitu seks. Itu intinya. Tapi yang sering membuat mereka jadi bingung dan gugup adalah sebelum bisa dapat nge-seks, ngapain dulu ya? Tentu saja anda tidak bisa begitu masuk kamar langsung menelanjangi tubuh istri anda seperti seorang pemerkosa tanpa basa-basi. Ada seninya lho, dan itulah yang membuat malam pertama itu sangat indah dan tak terlupakan.

Anda harus mempersiapkan skenario jauh hari sebelumnya, bagaimana ketika baru masuk ke kamar pengantin, lalu bagaimana saat anda berdua duduk berdampingan di tepi ranjang, bagaimana anda mengajak istri tidur, bagaimana anda mulai membelainya, dan bagaimana skenario hingga anda bisa menelanjanginya tanpa bertindak seperti seorang pemerkosa.

Bagaimana Saat Masuk Kamar Pengantin?

Sederhananya, jadilah diri sendiri. Anda bisa menyusun sendiri skenario dan kata-kata ketika baru masuk ke kamar pengantin. Jangan bersikap seperti di luar kebiasaan, nanti anda dianggap lebai. Sebagai contoh saja ya, ketika  anda sudah masuk di kamar pengantin, cukup bertanya yang ringan saja,

“sudah makan, dik?”,

“sudah makan, sayang?”,

“Dik, capek ya habis acara tadi?”

Itu adalah salah satu cara untuk membuka kebekuan diantara anda berdua. Ketika istri anda menjawabnya, lalu ajukan lagi pertanyaan ringan lainnya, yang penting jaga pembicaraan anda tetap mengalir apa adanya. Supaya dia antusias dengan pertanyaan anda, selalu tanyakan hal yang berhubungan dengan istri anda.

Ingat!

Wanita terkesan dengan anda bukan karena dia mengetahui banyak hal tentang anda, melainkan karena anda ingin mengetahui lebih banyak hal tentang dirinya.

Bagi anda yang muslim, ketika suasana sudah mencair, anda bisa mengajaknya shalat dulu atau sholat sunat untuk pengantin baru. Setelah itu anda bisa mengajaknya duduk berdampingan di tepi ranjang.

Saat Di Tepi Ranjang?

Saat berada di tepi ranjang, anda bisa melanjutkan kembali pembicaraan santai itu. Lebih bagus lagi jika anda berdua ngobrol sambil makan cemilan, tapi perhatikan cemilan yang anda makan jangan sampai menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Saya sarankan berikan dia cemilan rasa cokelat, karena kue cokelat adalah makanan afrodisiak atau pembangkit gairah yang paling efektif.

Anda bisa terus mengajukan pertanyaan ringan tentang dirinya, Ingat! Tentang dirinya. Jangan terlalu banyak menceritakan diri anda sendiri. Perbanyaklah bertanya tentang diri dan keluarganya.

Sebagai contoh,

Anda:“Dik, tadi yang jadi Qori’ saat akad itu, adiknya Bapak ya?”

Istri : “Iya bang! Itu Om Fikri, adiknya Bapak yang ketiga”

Anda: “Ooo..emangnya Bapak berapa bersaudara?”

Dst…

Lebih bagus lagi jika sambil mendengar musik yang romantis, itu akan banyak membantu anda untuk menaikkan suasana. Usahakan saat makan jajannya anda berdua sudah duduk berdampingan di tepi ranjang. Buat suasana sesantai mungkin. Kalau perlu suapi dia dengan jajan, dan mulailah memegang kedua tangannya. Ini akan membantu istri anda lebih santai dan terbiasa dengan anda.

Memasuki Foreplay

Jangan terburu-buru ingin menyetubuhinya. Santai saja, toh juga malam masih panjang. Berikan waktu pada istri anda untuk menyesuaikan diri dengan anda. Ketika suasana sudah cukup mencair dan istri anda sudah terlihat rileks, barulah anda mulai serius. Pegang kedua tangannya, tatap matanya dengan lembut, sebut nama panggilannya dan katakan betapa beruntungnya anda bisa memilikinya. Jika istri anda memakai jilbab, bukalah jilbabnya dengan lembut sambil terus menatap matanya, jangan lupa berikan senyuman yang tulus padanya.

Cium lembut tangannya, kemudian cium juga keningnya . Ingat! Lakukan dengan lembut dan santai, jangan terburu nafsu. Alunan musik itu akan membantu suasana ini, maka carilah lagu yang romantis dan mengalun lembut. Dari kening, kemudian daratkan ciuman anda ke pipinya, sambil bisikkan ke telinganya “I Love You..”

Tunggu reaksinya, jika anda mendengar nafasnya menderu, apalagi jika dia menjawab “I Love you too..”, mulailah mencium bibirnya. Jika dia membalas ciuman anda, berarti anda sudah berhasil mengajaknya ke ranjang. Dorong dan rebahkan badannya di ranjang dengan lembut, kemudian mulailah menindih tubuhnya.Usahakan istri anda berbaring terlentang dan anda menindihnya dari atas. Tapi jangan bebani tubuh istri anda dengan berat badan anda seluruhnya, topanglah tubuh bagian atas anda dengan kedua tangan, sehingga istri anda tidak kelelahan menahan beban tubuh anda.

Sampai di sini, anda sudah semakin dekat untuk bisa menyetubuhinya. Sambil menindih tubuhnya, mulai berikan ciuman basah dan menggelora pada bibir dan lehernya sambil sesekali membisikkan betapa anda sangat menginginkannya saat itu.

Setelah itu mulailah menurunkan ciuman anda ke dada, ciumi sebentar kedua bukit payudaranya (jangan telanjangi dulu), kemudian turunkan ciuman anda ke selangkangannya. Setelah itu, mulailah naikkan lagi ciuman anda hingga kembali lagi ke bibir. Barulah kemudian anda membuka kancing baju pengantinnya, lebih bagus lagi jika istri anda juga ikut membukakan baju anda, itu menandakan dia sudah tidak sabar lagi ingin menikmati tubuh anda.

 

Nah, Sampai di sini anda sudah hampir selangkah lagi untuk bisa menikmati kehangatan tubuhnya. Lalu apa yang harus dilakukan selanjutnya? Supaya tidak terlalu panjang, silakan baca sambungannya di posting berikutnya berjudul Bagaimana Cara Melakukan Malam Pertama Bagi Pengantin Baru? (Bagian 2). Klik di sini

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Bagaimana Cara Melakukan Malam Pertama Bagi Pengantin Baru? (Bagian 2) – Jantan-perkasa.com
  2. Bagaimana Cara Melakukan Malam Pertama Bagi Pengantin Baru? (Bagian 3) – Jantan-perkasa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*